Diduga Jadi Tempat Pesta Narkoba, beberapa Tempat hiburan malam/Karaoke di kota Pontianak Disorot Publik pasca razia BNNP Kalbar
2 min read
Pontianak, MHI– 3 Desember 2025 — Dugaan penyalahgunaan narkoba di sejumlah tempat hiburan malam, khususnya karaoke di Kota Pontianak, kembali menjadi perhatian publik. Temuan ini mencuat setelah tim investigasi awak media MHI Kalbar melakukan penelusuran langsung di beberapa titik hiburan malam yang diduga menjadi lokasi peredaran sekaligus pesta narkoba.
Informasi yang diperoleh dari hasil investigasi tersebut sejalan dengan tindakan penegakan hukum yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat dalam beberapa minggu terakhir. Melalui operasi dan razia terpadu yang menyasar sejumlah tempat hiburan malam, petugas BNNP Kalbar menemukan fakta mencengangkan: puluhan pengunjung dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba berbagai jenis berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan di lokasi.
Sejumlah pengunjung yang terjaring razia diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis sabu, ekstasi, hingga obat-obatan penenang yang masuk kategori psikotropika. Temuan ini menegaskan bahwa ruang hiburan yang seharusnya menjadi sarana rekreasi justru disalahgunakan oleh sebagian orang untuk aktivitas ilegal.
Fenomena tersebut memicu kekhawatiran luas masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa keberadaan tempat karaoke yang diduga hanya berkedok sebagai tempat hiburan, namun menyediakan ruang bagi peredaran narkoba, telah merusak tatanan sosial, mengancam generasi muda, hingga menodai upaya pemerintah dalam memberantas narkotika di Kalimantan Barat.
Hingga berita ini diturunkan, BNNP Kalbar belum merilis daftar lengkap lokasi hiburan malam yang terjaring razia beberapa minggu terakhir ini.
Pemerhati sosial di Pontianak juga mendesak agar pemerintah daerah memperketat pengawasan izin operasional tempat hiburan malam, termasuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelola yang terindikasi melakukan pembiaran.
Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum tak hanya menyasar pengguna, tetapi juga mengungkap jaringan pemasok dan pelaku yang memfasilitasi peredaran narkoba di ruang-ruang hiburan malam tersebut.
sumber/ Tim Investigasi HMI Kalbar*
