Polri Bangun Puluhan Sumur Bor, Warga Padang Pariaman Mulai Nikmati Air Bersih Pascabencana
1 min read
PADANG PARIAMAN,MHI — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Program ini bertujuan untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat rusaknya sarana air bersih pascabencana hidrometeorologi.
Dalam pelaksanaannya, Polri menargetkan pembangunan sebanyak 38 titik sumur bor yang dilengkapi dengan pemasangan toren air, serta pendistribusian enam unit toren tambahan. Hingga saat ini, sebagian titik telah rampung dan sudah dapat dimanfaatkan oleh warga, sementara sejumlah titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Adapun lokasi pembuatan sumur bor yang dikerjakan pada hari ini meliputi enam titik, yakni Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Utara, Nagari Kasang, Nagari Kapalo Koto, dan Nagari Kurai Taji.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan, pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat pascabencana.
“Polri berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses air bersih. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan sehari-hari,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan, Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar seluruh target pembangunan sumur bor dapat diselesaikan tepat waktu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif, dengan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
